BREAKTHROUGH

Jagad pertelevisian di tahun 2007 telah menyisakan catatan yang menakjubkan. Setidaknya ada dinamika  perebutan puncak prestasi yang prestisius yang disebut share pemirsa. Suatu pencapaian dengan pembagian buku raport mingguan sebagai kumpulan nilai dan prestasi. Dinamisasi itu menjadi menarik karena singgasana yang penuh kebanggaan tak lagi di dominasi oleh satu stasiun televisi saja, tetapi justru terjadi saling kejar mengejar dan susul menyusul yang sungguh mendebarkan. Tentu saja yang terbaiklah yang akhirnya paling pantas merebut  tahta kemenangan. Bagaimana dengan posisi SCTV sendiri ? Setidaknya sepanjang tahun 2007 tercatat SCTV begitu mendominasi peringkat teratas. It’s a great job. Maka yang menjadi pertanyaan adalah bagaimanakah agar  tahta itu bisa diduduki sepanjang minggu, selang sebulan dan dalam rentang setahun ke depan? Konstribusi apakah yang mengantarkan jalan menuju puncak prestasi itu?

Ada beberapa program yang patut kita apresiasi karena tak sekedar hadir di hadapan pemirsa, tetapi juga punya kekuatan merebut, menarik dan menyita perhatian publik hingga serta merta mampu menebar pesona bagi seorang presiden.

Sinetron Para Pencari Tuhan ( PPT ) diawal kehadirannya langsung menukik di angka fantastik untuk ratingnya. Exellent. Di tengah persaingan semua program yang bernafas religi tapi dengan format standar berhaha-hihi nggak karuan, mengatasnamakan sebagai dakwahtainment, PPT hadir dengan gayanya tersendiri. Kemasan sinetron yang harus bersaing dengan ragam variety show di semua stasiun televisi. PPT  menjadi breakthrough. Sudah pasti PPT bak oase kesejukan lantaran pemirsa jenuh dengan serangan canda dan gurau yang kelewat klise di semua program variety show bulan Ramadhan. PPT telah mendobrak dengan personality-nya yang berada di luar kotak. Tak dapat disangkal lagi, kian hari PPT makin disukai, bertambah banyak penggemarnya hingga menjadi buah pembicaraan dengan berbunga pujian lantaran daya tarik isi cerita yang sehari-hari, apa adanya, mencubit tapi tidak sakit, sederhana tapi penuh makna, menasehati tapi tidak menggurui. Dahsyat !!!

Program musik Inbox juga menjadi breakthrough lantaran penempatan jam tayangnya yang tepat. Disaat suguhan pagi melulu dengan infotainment, obrolan ringan atau sinetron (rerun), Inbox menjadi stand out lantaran berani tampil beda. Disaat semua televisi mengemas acara non music dengan membidik penirsa ibu rumah tangga, Inbox justru menyuguhkan senandung indah musisi tanah air khas anak gaul.  Karuan saja jemari penguasa remote memilihnya sebagai alternatif tontonan yang disukai.  Ibarat semua tontonan pagi hari itu berwarna merah, acara Inbox justru berwarna hijau. Inbox memberi nuansa yang lain dan itulah breakthrough. Yang patut dicermati adalah bahwa tak banyak acara musik yang sanggup bertahan lama. Maka maintenance content-nya harus dijaga dengan memperhatikan trend hiburan yang berubah sangat cepat. Untuk acara musik, SCTV tetap menjadi trendsetter dan tercatat semua program music SCTV sukses lantaran menghadirkan kemasan yang segar. Sebut saja By Request, Hip Hip Hura, Laris Manis, Duet Maut, Simfony, Sik Asik, Star & Friends dan banyak lagi. Semuanya memiliki kekuatan format acara yang menarik.

Ada apa dengan sinetron Cinta Fitri hingga bahkan begitu tangkas menerobos ruang santai keluarga mantan Presiden Habibie? Popularitas bintangnya Shireen Sungkar kala itu tidak terlalu melangit meski semifinalis GADIS Sampul 2006 ini sudah bermain di beberapa sinetron sebelumnya.  Kejelian MD Entertainment memberikan porsi utama untuk Shireen sebagai Fitri melambungkannya sebagai artis most wanted.

Keberhasilan sinetron Cinta Fitri didukung oleh kehadiran karakter Fitri yang  lugu, norak, ceria, sekaligus baik hati. Sosok gadis yang berusia 19 tahun yang tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Inilah breakthrough yang bisa ditemukan dalam sinetron Cinta Fitri, karakter lugu tapi norak, baik hati dan tidak sombong. Bukankah banyak sinetron yang mengedepankan adegan kekerasan dalam rumah tangga, amarah yang berlebihan atau bahkan cerita yang nyaris tidak masuk akal.

Banyak blog yang penulis temukan memuji sinetron Cinta Fitri, salah satunya sanggup merubah paradigma pemilik blog terhadap sinetron Indonesia. Cinta Fitri juga dianggap telah mengantarkan Shireen Sungkar menggeser popularitas Tukul yang acaranya ditayangkan bersamaan dengan Cinta Fitri. Inilah kekuatan sebuah breakthrough.

Di tahun 2008 ini rupanya masih dibutuhkan program yang breakthrough untuk bisa memberi kontribusi pencapaian rating yang fantastik. Diperlukan daya fikir yang kreatif dan inovatif untuk bisa melakukannya.  Sesungguhnya banyak tantangan disini. Selain kompetitor yang terus agresif memunculkan program inovatif, kemapanan pemirsa secara ekonomi juga membuat mereka lebih punya alternatif pilihan menonton televisi. Dan genre tontonan yang disukai pemirsa, menurut data resmi AGB Nilesen Media Research sudah tidak lagi didominasi sinetron , meski sinetron masih punya peluang besar untuk merebut hati pemirsa. Juga tidak melulu sinetron yang menjual mimpi yang disukai, terbukti sinetron Para Pencari Tuhan yang mengangkat tema religi juga mendapat tempat khusus di hati penikmat televisi.

Dengan kerja keras, kreatif dan inovatif  sangat mungkin di tahun 2008 ini SCTV akan mendominasi pencapaian puncak share. Salah satunya dengan menempatkan program yang breakthrough keinginan itu tercapai. Mudah-mudahan.

( catatan ini hanyalah evaluasi pribadi mencermati persaingan program TV thn 2007 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: